Kuliah Tamu STEM Bersama Tim ARTEC Indonesia

Kuliah Tamu STEM Bersama Tim ARTEC Indonesia

Mahasiswa semester V Program Studi Sarjana Pendidikan Biologi mengikuti Kuliah Tamu Mata Kuliah STEM yang diampu oleh Ibu Dr. Rahmahania Pamungkas, M.Pd dan Dr. Wenny Pinta Litna Br. Tarigan, M.Pd. bersama Tim ARTEC Indonesia pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang PPG, Gedung Laboratorium Biologi, mengajak mahasiswa mempelajari penerapan sains dan teknologi melalui perancangan prototipe serta pemrograman sederhana. Kuliah tamu ini memperkenalkan pembelajaran STEM, yaitu pembelajaran yang mengintegrasikan sains, teknologi, rekayasa, dan matematika. Melalui kegiatan praktik, mahasiswa diajak menghubungkan konsep yang dipelajari di kelas dengan persoalan dalam kehidupan sehari-hari. Dua proyek yang dikerjakan adalah prototipe lampu lalu lintas dan alat pemilah sampah organik serta anorganik.

Gambar 1. Penyampaian pengantar kegiatan yang mengangkat penerapan STEM dalam pembelajaran biologi.

 

Gambar 2. Mahasiswa mengikuti pemaparan materi dan arahan kegiatan praktik di Ruang PPG.

Dalam sesi pemrograman, mahasiswa mempelajari cara menyusun instruksi menggunakan platform yang diperkenalkan dalam kegiatan sebagai studio.arduino. Instruksi tersebut digunakan untuk mengatur kerja komponen pada prototipe. Tahap ini membantu mahasiswa memahami hubungan antara kode yang dibuat dan respons perangkat yang dirakit.

Gambar 3. Penjelasan penyusunan instruksi program melalui tampilan blok kode yang diproyeksikan di depan kelas.

 

 

Pada proyek lampu lalu lintas, mahasiswa berlatih merangkai komponen dan menyusun program untuk mengatur urutan nyala lampu. Melalui praktik ini, mahasiswa belajar bahwa sebuah perangkat memerlukan instruksi yang runtut agar dapat bekerja sesuai rancangan. Kegiatan perakitan juga memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berdiskusi dan memeriksa kesesuaian antara rangkaian dengan program.

Gambar 4. Mahasiswa bekerja sama merakit komponen prototipe dalam kegiatan praktik STEM.

Proyek berikutnya adalah merancang prototipe alat pemilah sampah organik dan anorganik. Proyek ini menghubungkan pembelajaran teknologi dengan persoalan lingkungan yang dekat dengan kehidupan mahasiswa. Melalui perancangan tersebut, mahasiswa diajak memikirkan bagaimana perangkat dan pemrograman dapat digunakan untuk membantu proses pemilahan sampah.

Gambar 5. Salah satu kelompok mahasiswa memperlihatkan perangkat yang dirakit dalam sesi praktik.

 

 

Selama kegiatan, mahasiswa bekerja secara berkelompok dengan pendampingan Tim ARTEC Indonesia. Mahasiswa berbagi tugas, mendiskusikan rancangan, dan menyusun program bersama. Proses ini menjadi ruang untuk melatih kerja sama, ketelitian, serta kemampuan memecahkan masalah.

Gambar 6. Mahasiswa mengikuti kegiatan praktik menggunakan perangkat dan panduan pembelajaran ARTEC.

Gambar 7. Mahasiswa memperlihatkan perangkat praktik dan panduan yang digunakan dalam pengerjaan proyek kelompok.

 

 

Pengalaman ini memberikan gambaran tentang pembelajaran yang mengajak peserta didik aktif merancang dan mencoba. Konsep sains dapat dipadukan dengan teknologi melalui proyek sederhana yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal mahasiswa untuk mengembangkan pembelajaran biologi yang kreatif dan mudah dipahami.

Gambar 8. Foto bersama perwakilan penyelenggara dan narasumber dalam Kuliah Tamu STEM bersama Tim ARTEC Indonesia.

Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar dari proses menghubungkan ide, merakit komponen, dan menyusun instruksi program. Kegiatan bersama Tim ARTEC Indonesia ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai penerapan STEM sekaligus mendorong pengembangan pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik.

Gambar 9. Foto bersama peserta Kuliah Tamu STEM di Ruang PPG, Gedung Laboratorium Biologi.